Note::: Waktumu tak'kan kembali :::Jan 6, '10 4:26 AM
for everyone



Note::: Amalan para pejuang jelaslah berbeda!!! :::Dec 18, '09 2:28 AM
for everyone


Link:www.eramuslim.com

Ada sebagian muslim bilamana selesai mengerjakan sholat lima waktu langsung meninggalkan tempat sholatnya lalu berdiri untuk segera kembali meneruskan kesibukan duniawinya. Mereka tidak menyempatkan diri untuk berhenti sejenak membaca wirid ataupun bacaan-bacaan yang sesungguhnya dianjurkan dan dicontohkan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam.

Padahal terdapat banyak variasi wirid yang dicontohkan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam selepas beliau mengerjakan sholat lima waktu. Di antaranya:

أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ مَكْتُوبَةٍ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ

Apabila Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam selesai dan salam dari sholat beliau mengucapkan: ”Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya segala puji dan bagiNya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah. Kekayaan seseorang tidak berguna dari ancamanMu.” (HR Bukhary 3/348)

Setidaknya dari wirid di atas ada tiga poin penting yang mengandung pengokohan kembali iman seseorang. Pertama, ia mengokohkan pengesaannya akan Allah subhaanahu wa ta’aala. Ia memperbaharui tauhid-nya, keimanannya bahwa hanya ada satu ilah di jagat raya ini dan bahwa ilah tersebut tidak memiliki sekutu apapun bersamaNya.

Kedua, ia mengokohkan keyakinannya bahwa sesungguhnya rezeqi seseorang sepenuhnya telah ditakar dan ditentukan terlebih dahulu oleh Allah subhaanahu wa ta’aala. Sehingga pembaharuan keyakinan ini akan membuat dirinya tetap rajin namun tidak ngoyo dalam mengejar rezeqi di dunia.

Ketiga, ia bahkan membebaskan dirinya dari faham materialisme. Suatu faham yang menganggap bahwa banyak-sedikitnya materi menentukan mulia-hinanya seseorang. Padahal sekaya apapun seseorang, maka sesungguhnya kekayaannya itu tidak dapat membebaskan dirinya dari ancaman serta siksaan Allah subhaanahu wa ta’aala bilamana ia tidak memenuhi hak Allah untuk disembah dan diesakan. Allah subhaanahu wa ta’aala bukanlah seperti kebanyakan fihak di dunia fana ini yang dengan mudah bisa disuap.

Ada lagi jenis wirid yang biasa Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam kerjakan sebagai berikut:

عَنْ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخَذَ بِيَدِهِ يَوْمًا ثُمَّ قَالَ يَا مُعَاذُ إِنِّي لَأُحِبُّكَ فَقَالَ لَهُ مُعَاذٌ بِأَبِي أَنْتَ وَأُمِّي يَا رَسُولَ اللَّهِ وَأَنَا أُحِبُّكَ قَالَ أُوصِيكَ يَا مُعَاذُ لَا تَدَعَنَّ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ أَنْ تَقُولَ اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى
ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Dari sahabat Mu’adz radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah menggandeng tangnnya dan bersabda: “Demi Allah, hai Mu’adz, sesungguhnya aku mencintaimu.” Lalu beliau bersabda: “Aku berwasiat kepadamu hai Mu’adz, jangan kau tinggalkan setiap selesai sholat ucapan: “Ya Allah, berilah pertolongan kepadaku untuk berdzikir menyebut namaMu, syukur kepadaMu dan ‘ibadah yang baik untukMu.”(HR Ahmad 45/96)

Orang yang rajin membaca wirid di atas selepas sholat lima waktu tentu akan menjadi seorang mu’min yang senantiasa rendah hati dan hanya bergantung kepada Allah subhaanahu wa ta’aala. Sebab betapapun banyaknya aktivitas dzikir, bersyukur dan ber-ibadahnya namun dengan penuh kesadaran ia terus memohon hanya kepada Allah subhaanahu wa ta’aala untuk menjadikan dirinya selalu sanggup mengerjakan ketiga perkara mulia tersebut.

Bahkan ada jenis wirid yang menurut Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam bila dikerjakan seorang muslim selepas sholat lima waktu akan menyebabkan dirinya terjamin memperoleh ampunan Allah subhaanahu wa ta’aala atas segenap dosanya betapapun banyaknya dosa yang ia miliki:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ سَبَّحَ اللَّهَ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلَاةٍ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَحَمِدَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَكَبَّرَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ فَتْلِكَ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ وَقَالَ تَمَامَ الْمِائَةِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ غُفِرَتْ خَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ (مسلم)

“Barangsiapa bertasbih kepada Allah tigapuluh tiga kali setiap selesai sholat lalu bertahmid kepada Allah tigapuluh tiga kali dan bertakbir kepada Allah tigapuluh tiga kali maka itu adalah sembilanpuluh sembilan lalu mengucapkan -sebagai penyempurna menjadi seratus- dengan “Tidak ada ilah selain Allah tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segenap kerajaan dan miliknya segenap puji-pujian. Dan Dia atas segala sesuatu Maha Berkuasa, ” niscaya dosa-dosanya diampuni meskipun seperti buih lautan.” (HR Muslim 3/262)

Tidak ada seorangpun manusia yang luput dari kesalahan dan dosa. Sehingga seorang muslim pastilah sangat berhajat akan ampunan Allah subhanaahu wa ta'aala agar dirinya selamat pada hari perhitungan kelak di akhirat.

Maka, saudaraku, sempatkanlah untuk membaca wirid-wird yang dianjurkan dan dicontohkan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam selepas sholat lima waktu. Jangan menjadi hamba dunia yang menyangka bahwa jika sudah selesai sholat yang penting adalah segera kembali mengerjakan kesibukan duniawinya. Padahal apalah artinya segenap dunia yang dikejar dibandingkan dengan kebaikan yang dijanjikan Nabi Muhammad shollallahu ’alaih wa sallam jika kita mau saja mengisi waktu sejenak selepas sholat wajib harian kita.


Tipe Realis Bertekad senang memangku tanggung jawab dan menyambut tantangan. Mereka orang-orang yang stabil dan dapat diandalkan. Kontak dengan pihak luar sangat penting bagi mereka; mereka mudah berbaur dan sangat aktif. Mereka pengorganisir ulung dan sangat senang jika hal-hal dilakukan dengan benar serta tepat waktu; mereka dapat dengan cepat bereaksi tidak sabar jika orang lain tidak sesungguh-sungguh, seteratur, dan sepatuh mereka. Mereka lebih menyukai pekerjaan terstruktur yang menelurkan hasil nyata dengan cepat ketimbang proses abstrak yang membutuhkan waktu lama untuk mewujud. Tipe Realis Bertekad tidak keberatan dengan rutinitas selama itu mendorong efisiensi. Namun demikian, mereka sangat tidak menyukai kejadian-kejadian tak terduga dan tak tertebak yang mengacaukan rencana-rencana cermat mereka. Begitu mereka berkomitmen terhadap suatu alasan, mereka melakukannya dengan pengabdian dan bersedia berkorban cukup banyak deminya.

Tipe Realis Bertekad tidak menghindari konflik dan kritik namun menghadapinya dan mencari penyelesaian. Karena mereka memiliki mata yang tajam dalam mencari kesalahan dan kelemahan orang lain dan seringkali cepat melontarkan kritik, kadang-kadang mereka membuat orang lain tersinggung khususnya ketika sedang marah serta menarik kesimpulan terlalu cepat. Karena sifat adil mereka yang menonjol, mereka dengan cepat bersedia mengoreksi diri dan tidak pernah tersinggung jika seseorang bicara jujur kepada mereka. Anda tidak perlu mencari motif tersembunyi jika bersama mereka; Anda selalu tahu di mana posisi Anda. Tipe Realis Bertekad sering ditemukan di posisi pelaksana karena mereka mengkombinasikan komitmen, kompetensi, dan kemampuan untuk bersikap. Di waktu luang, mereka juga sering menerima tanggung jawab di perkumpulan atau lembaga lain.

Tradisi dianggap penting oleh Tipe Realis Bertekad. Mereka menghadiri tiap acara keluarga dan tidak pernah melupakan hari ulang tahun atau ulang tahun pernikahan. Keluarga dan teman sangat penting bagi mereka. Dengan sikap terbuka dan komunikatif mereka, mereka mudah mengenal orang dan memiliki lingkaran teman dan kenalan yang besar. Mereka tidak pernah berpura-pura, dan sebaliknya adalah teman-teman yang dapat diandalkan dan setia serta selalu siap kapan pun mereka dibutuhkan. Tipe Realis Bertekad menganggap hubungan mereka dengan sangat serius – mereka mendambakan pasangan seumur hidup. Dalam hubungan asmara, mereka mementingkan stabilitas dan kesetiaan dan di sini mereka juga bersedia mengutamakan kebersamaan yang harmonis. Tipe Realis Bertekad ahli mengatasi krisis atau masa-masa sulit dengan tenang; mereka tidak pernah terpikir untuk mengingkari janji yang sudah mereka lontarkan. Sebagai pasangan, Anda dapat selalu mengandalkan dukungan mereka.

Sifat-sifat yang menggambarkan tipe ini: ekstrovert, praktis, logis, penuh perencanaan, tegas, terstruktur, sungguh-sungguh, penuh tanggung jawab, percaya diri, suka mengritik, jujur, teratur, dapat diandalkan, terkendali, objektif, mampu berkonsentrasi, penuh tekad, bertujuan, tak tergoyahkan, komunikatif, patuh, sadar tradisi, stabil, mampu menangani konflik, berorientasi pada solusi, berorientasi pada hubungan, efisien, tidak sabar, hangat, berorientasi pada persaingan.

Blog EntryKeterusterangan yang mengejutkanDec 1, '09 3:14 AM
for everyone

Salman Al Farisi memang sudah waktunya menikah. Seorang wanita Anshar yang dikenalnya sebagai wanita mukminah lagi shalihah juga telah mengambil tempat di hatinya. Tentu saja bukan sebagai kekasih. Tetapi sebagai sebuah pilihan dan pilahan yang dirasa tepat. Pilihan menurut akal sehat. Dan pilahan menurut perasaan yang halus, juga ruh yang suci.

Tapi bagaimanapun, ia merasa asing di sini. Madinah bukanlah tempat kelahirannya. Madinah bukanlah tempatnya tumbuh dewasa. Madinah memiliki adat, rasa bahasa, dan rupa-rupa yang belum begitu dikenalnya. Ia berfikir, melamar seorang gadis pribumi tentu menjadi sebuah urusan yang pelik bagi seorang pendatang. Harus ada seorang yang akrab dengan tradisi Madinah berbicara untuknya dalam khithbah. Maka disampaikannyalah gelegak hati itu kepada shahabat Anshar yang dipersaudarakan dengannya, Abud Darda’.

”Subhanallaah.. wal hamdulillaah..”, girang Abud Darda’ mendengarnya. Mereka tersenyum bahagia dan berpelukan. Maka setelah persiapan dirasa cukup, beriringanlah kedua shahabat itu menuju sebuah rumah di penjuru tengah kota Madinah. Rumah dari seorang wanita yang shalihah lagi bertaqwa.

”Saya adalah Abud Darda’, dan ini adalah saudara saya Salman seorang Persia. Allah telah memuliakannya dengan Islam dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah Shallallaahu ’Alaihi wa Sallam, sampai-sampai beliau menyebutnya sebagai ahli bait-nya. Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar putri Anda untuk dipersuntingnya.”, fasih Abud Darda’ bicara dalam logat Bani Najjar yang paling murni.

”Adalah kehormatan bagi kami”, ucap tuan rumah, ”Menerima Anda berdua, shahabat Rasulullah yang mulia. Dan adalah kehormatan bagi keluarga ini bermenantukan seorang shahabat Rasulullah yang utama. Akan tetapi hak jawab ini sepenuhnya saya serahkan pada puteri kami.” Tuan rumah memberi isyarat ke arah hijab yang di belakangnya sang puteri menanti dengan segala debar hati.

”Maafkan kami atas keterusterangan ini”, kata suara lembut itu. Ternyata sang ibu yang bicara mewakili puterinya. ”Tetapi karena Anda berdua yang datang, maka dengan mengharap ridha Allah saya menjawab bahwa puteri kami menolak pinangan Salman. Namun jika Abud Darda’ kemudian juga memiliki urusan yang sama, maka puteri kami telah menyiapkan jawaban mengiyakan.”

Jelas sudah. Keterusterangan yang mengejutkan, ironis, sekaligus indah. Sang puteri lebih tertarik kepada pengantar daripada pelamarnya! Itu mengejutkan dan ironis. Tapi saya juga mengatakan indah karena satu alasan; reaksi Salman. Bayangkan sebuah perasaan, di mana cinta dan persaudaraan bergejolak berebut tempat dalam hati. Bayangkan sebentuk malu yang membuncah dan bertemu dengan gelombang kesadaran; bahwa dia memang belum punya hak apapun atas orang yang dicintainya. Mari kita dengar ia bicara.


”Allahu Akbar!”, seru Salman, ”Semua mahar dan nafkah yang kupersiapkan ini akan aku serahkan pada Abud Darda’, dan aku akan menjadi saksi pernikahan kalian!”

 

Cinta tak harus memiliki. Dan sejatinya kita memang tak pernah memiliki apapun dalam kehidupan ini. Salman mengajarkan kita untuk meraih kesadaran tinggi itu di tengah perasaan yang berkecamuk rumit; malu, kecewa, sedih, merasa salah memilih pengantar –untuk tidak mengatakan ’merasa dikhianati’-, merasa berada di tempat yang keliru, di negeri yang salah, dan seterusnya. Ini tak mudah. Dan kita yang sering merasa memiliki orang yang kita cintai, mari belajar pada Salman. Tentang sebuah kesadaran yang kadang harus kita munculkan dalam situasi yang tak mudah.

Sergapan rasa memiliki terkadang sangat memabukkan..

Rasa memiliki seringkali membawa kelalaian. Kata orang Jawa, ”Milik nggendhong lali”. Maka menjadi seorang manusia yang hakikatnya hamba adalah belajar untuk menikmati sesuatu yang bukan milik kita, sekaligus mempertahankan kesadaran bahwa kita hanya dipinjami. Inilah sulitnya. Tak seperti seorang tukang parkir yang hanya dititipi, kita diberi bekal oleh Allah untuk mengayakan nilai guna karuniaNya. Maka rasa memiliki kadang menjadi sulit ditepis..

Jalan Cinta Para Pejuang/Gairah/Sergapan Rasa Memiliki

by: Salim A. Fillah


NoteB.I.L.ANov 25, '09 11:24 PM
for everyone

Blog EntryBukan Hati penduduk DuniaNov 25, '09 2:32 AM
for everyone
Seringnya diri ini teramat rindunya dengan orang yang disayanginya, namun sudahkah diri ini begitu merindukan kebersamaan dengan  Allah??
-merindukan untuk mengabdi kepada Allah seperti rindu kepada umi, ayah, dan semua orang yang disayangi.
-Rindu itu, seperti yang pernah digambarkan Yahya bin Mu?adz: ?Barangsiapa merasa senang dan damai berkhidmat kepada Allah, maka segala sesuatu pun akan senang berkhidmat kepadanya, dan barangsiapa tentram pandangannya (mata batinnya) karena Allah, maka tentram pula yang lainnya. Rindu diri ini ketika melihat orang seperti ini.?
Yang seperti ini tentu karena ia menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan dalam hidupnya. Sudahkah sehat hati ini?
-saat menghadapkan diri ini kepada Allah dalam sholat. Pernahkah merasakan kenikmatan? dan kesejukan jiwa yang begitu suci dalam setiap sholat? sehingga menghilangkan segala gundah akan kenikmatan dunia yang serba semu.                 

Berbahagialah saudaraku dan doakanlah aku...........

waktu berlalu begitu singkat dan cepat,  tidak akan pernah kembali

Sudahkah waktu ini kuhargai?  Apakah hanya kesia-siaan?

                  Mutaba'ah amalan ku sudahkah? berkualitaskah......


Jadikan hati ini, hati para penduduk akherat. jangan kau biarkan hati ini sibuk dengan dunia yang fana ini...tolonglah ya Rabb........
 

Blog Entry...Jangan kau lenakan...Nov 10, '09 9:20 PM
for everyone
..."Laihatlah dari (3) sisi nak Hukum, Kepantasan terhadap rakyat, dan sudah pasti Agama."...
At cost tetaplah at cost sesuatu ayng harus dipertanggung jawabkan, apabila lolos saat ini sudah pasti tak akan lolos di akherat sana. Dengan alasan pembenaran pertanggung jawabn dipalsukan walau penugasan tercapai. Ingat kebohongan tetaplah kebohongan jangan kau campur adukkan dengan kebenaran.
..."Amat besar kebencian Alloh atas apa yang kamu katakan tapi tidak kamu perbuat"...
Telah jelas peringatan itu ditunkan untuk seluruh umat manusia.@Headlinenews:"Tiket fiktif atas perjalanan dinas anggota Dewan daerah yang terhormat" tak kau lihatkah kedalam apa yang kumpulkan beberapa pundi-pundi itu berasal dari kebohongan atas sesuatu yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebenarnya. Bukankah tak ada yang menjamin asuransi kesehatan kita?Tidakkah ada penghargaan atas waktu tanpa keluarga? Tidakkah ada hal ini hanya sedikit? Ada semua itu ada yang menanggung atas segala peluh dan letihmu Alloh melihat atas semua perjuanganmu. Tidakkah kau cukup atas janji itu wahai kawanku?!!...
Jangan kau bermain dengan api, Jual-beli tak sama dengan Riba; dan Kebenaran itu tak sama dengan yang Subhat.
..."Jagalah Hati mu nak, Sesungguhnya Allohlah yang maha membolak-balikan segenap Hati manusia, Semoga kau dibalikan dan di tetapkan dalam sujud ketaatan, kami jau disini mendoakanmu anakku. Cukupkan Alloh bagimu"...

Blog EntryAkhi berbukalah, Ramadhon masih panjangAug 28, '09 3:00 AM
for everyone
Panglima GAM(Gerakan Anti Muslim): Hey berbukalah saudaraku, sesungguhnya esok dapat kau berpuasa lagi. Ramadhon masih panjang. Kini kau dapat menikmati segala yang kusajikan. Esok pun demikian ku sediakan jamuan yang besar.
Akhi: Apakah kau dapat menjamin bahwa esok aku masih dapat berpuasa? apakah kau dapat menjamin bahwa esok masih dapat kuhirup udara ini?
Panglima GAM: hmm, ee'ee, ehhhh tidak....ada jaminan dari ku tapi lihatlah tubuhmu masih tegar.
Akhi: Bagaimana kau dapat menawarkan kesenangan hari esok, kau menawarkan janji-janji untuk esok hari sedangkan kau tidak dapat menjamin apa-apa untuk kehidupan esok hari. sungguh hari esok tak ada jaminan akannya selain Alloh penjamin kita.
Panglima GAM: Makanlah saudaraku sesungguhnya makanan khas ini sangat jarang dihidangkan disini dan kau mendapat kesempatan untuk menikmatinya.
Akhi: Sungguh manisnya kue-kue ini, nikmatnya segala hidangan ini tidak lebih hanyalah kenikmatan yang dapat kau rasakan hanya karena kesehatan yang ada pada tubuhmu. Tak ada kenikmatan setelah sakitnya tubuhmu, dan tak ada sebesar-besarnya penyesalan ketika telah di cabut ruh dari jasadnya serta telah kau liat segala dosa-dosamu. Tak ada waktu untuk hal yang telah lalu dan tak ada kepastian untuk hal yang akan datang.

EventPulangAug 28, '09 2:35 AM
for everyone
Start:     Sep 17, '09 2:00p
End:     Sep 24, '09 09:00a
Location:     Bengkulu-Jakarta; Jakarta-Bengkulu
Pulang Ke Jakarta (Mudik)

Blog EntryTerguling dari motor@26-08-2009Aug 27, '09 11:38 PM
for everyone
15.22 Ambil helm ambil kunci, masukin musaf ke bagasi, turun kebawah, nyalaiin motor.
"Woi bentar ikut",said by thaha..Motor kunaiki, stater "Greeennnggg" nyampe trafficlight...
emang agak cepet pas masuk pintu masjid raya miring niaan belok kiri. "Jduag", "Waaa!!"said by thaha. Aku masih belon sadar kalo jatoh (masih mikir ini race, ayo bangun ntar banyak yang nyusul) terus langsung berdiri tanpa basa-basi stater lagi. "ayo naek" said by me. Wah ternyata tadi jatoh ya. Alhamdulillah ya Alloh engkau menegurku atas keangkuhanku.. alhamdulillah masih bisa sholat dan bertaubat..alhamdulillah

Blog EntryRindu UmiAug 2, '09 2:48 AM
for everyone
Bener-bener udah jenuh dengan semua ini ingin rasanya refreshing sejenak selain melihat dokumen. Banyak hal yang masih mengganggu pikiran tapi alloh membuka jalannya satu persatu walau sebelum itu Ia selalu menguji keseriusan ku. Hal Halal-Subhat-Haram tak lagi hal yang hanya dipikirkan tapi jelas didepan mata. Hari ku penuh doa agar segumpal darah yang kau ciptakan ini tak akan pernah tersentuh hal yang subhat apalagi haram. hanya pada-Mu dzat yang maha suci maka sucikanlah apa yang telanh kau ciptakan dari segala hal yang suci.
Hanya Doa ini yang kupanjatkan agar kau jaga keluargaku senangnya-sedihnya sungguh terasa dihati tunjukanllah jalan-Mu yang lurus bagi adik-adikku sungguh aku sangat khawatir pada mereka. Pagi ini kudengar adikku tidak di terima UMPTN sesungguhnya aku sudah menebak jauh sebelum hari ini. jadikanlah ia sekuat karang di lautan dan setangguh ikan melawan arus. Jadikan keistiqomahan di dalam dirinya.-amin-

Jelajah bengkulu episode-1

Photo Album3HJun 18, '08 1:12 PM
for everyone
Last Year at STAN

EventTAJun 18, '08 12:46 PM
for everyone
Start:     Jun 1, '08 1:00p
End:     Jul 1, '08 12:00p
selesaikan TA segera..Lulus 2,5 month

Blog EntryThe Greatest Word on 22 May' 2008May 21, '08 12:27 PM
for everyone
"Jalan ke Ikhlasan, jalan ini semoga selalu menuntunku ya-Rabb"
Wahh..Bener-benr hari ini cobaan yang haduu. Kemaren Si Dimas sakit terus jenguk sama BPH Himas wah ama mb'a cenul sama Lipha-lipha sama si Esmile pula. Hadu akhwat ma ikhwan semua tuh. (Jadi malu) rame sendiri gitu gak jelas yang laen pada kalem. Maap abis gak bisa diem githu. WAh kemaren pula baca-baca sama banyak ada yang nelpon pula cekikikan malem-malem. Rabunya nah ini dia Pagi-pagi lagi ngekomputer (opo to yo??) Si Titi Telpon (buset kaget).
A : Assalamkm
T : Wa'alaikumsalam wr.wb
T : Fizh Pak Sahal gak bisa ngajar katanya dia gak enak badan, disuruh pada ikut aksi (ndak Yo??)
A : Oke, makasi
A : Wadu, (padahal gak mo ngutang kuliah lagi tuh)
termenung sejenak (gak deng nyanyi githu treak-treak)
tau-tau!!!!!!! trirurirut (sms gitu)
T : Aksi kumpul di Bem jam 7
 
next minutes......
A    : Asslamkm
P.S : Wa'alaikumsalam.wr
A    : Maaf Pak mengganggu, tadi saya dapat berita bahwa Bapak kurang enak badan? jadi kelas kita diganti jum'at Pak?
P.S : Wah memang saia sedang tidak enak badan tetapi saia juga ada acara. Tolong diatur hari jum'at nanti saia atur dengan jadwal.
A    : Baik Pak, Syafakallah, Asslamkm
P.S : Wa'alaikumsalam.wr

Tu kan bener gak ada kewajiban kudhu wajib dan tidak boleh tidak ikut aksi..nah alhamdulillah jadi dech ke Depdiknas (bissmillah). Brangkat dech...tanpa dinyana padahal sering amad lewat jalan itu masa ke Depdiknas aja 1 jam kudhu muter2 2kali...hadu(cobaan Afi)...SEMANGAD!!!!
Sampe sholat dulu dech..hadu sms pa'de (sayang pa'de rapat) hadu gimana coba jadi berat ni..
Ya dah masuk aja lt.3 trus ya udah ngambil kartu terus masukin surat dech (hfuu...bismillah)
menunggu lagi deh disposisi....
Nyari Laptop (wadu muter-muter).....eh bentar nulis blognya udah ngantuk nih....Nyari Laptop si Anank ..Stuck di Wifinya gak aktip nunggu deh..alhamdulillah masi ngelakuin hal yang bermanfaat  YA (perpus nih).....ya udah baca dapet banyak ni...ntar balik lagi deh....
Alhamdulillah jam 17.45 nyampe deh ke  kampus...hadu cape' bener deh....hadu Indonesia kalah telak pula 1-5 mantab terus ya udah de ntar malem The red devil nunggu kemenangan...02.00 tunggu nih...Ikhlas ya..sungguh mudah dikata walau sulit melangkah..bissmillah..MAJU!!!


























NoteMonggo Silah ken Diisi yah
   
haniyaizz wrote on Dec 21, '09
Assalamualaikum..eh,ni hafiz?
Syukran udah di add..
andinsschiz wrote on Dec 10, '09
salam kenal... hialah. sok ga kenal, hehe. Assalaamu'alaykum mas. Doakan kami yg sedang terkatung-katung. hikz... wah, wis lemu ki mesti. hehe
dsmk wrote on Apr 5, '08
salam kenal mas kalau maudownload mp3 dari multiply YM aja ana di dsm_k@yahoo.com
nanti di kasih tahu caranya
ok......
Pages:12
© 2010 Multiply   About · Blog · Terms · Privacy · Corporate · Advertise · Translate · API · Contact · Help

Template design - Copyright © 2005 sonnenvogel.com All rights reserved.